Beredar Camilan Anak Bernama BIKINI ‘Bihun Kekinian’ dengan Tagline ‘Remas Aku’

Foto Bihun Kekinian (bikini snack)

BIHUN KEKINIAN atau yang disingkat BIKINI merupakan salah satu camilan anak yang sedang hits kali ini. Dengan tagline 'Remas Aku' dan dengan latar gambar payudara memang menyaratkan pada unsur pornografi. Jelas ini merupakan suatu pelanggaran hukum berat dengan kampanye pornografi pada anak-anak lewat jajanan. Tentunya hal tersebut membuat resah semua kalangan terlebih dari orang tua yang khawatir bihun kekinian akan dikonsumsi anaknya.

Sebenarnya bihun kekinian hanya camilan berupa mie kering yang telah dibumbui dengan berbagai rasa. Namun yang jadi masalah adalah gambar yang digunakan dan tagline camilan tersebut yang mengarah ke pornografi. Dilansir dari newsth.com (3/8), pada kemasan makanan ringan tersebut terlihat gambar wanita mengenakan bra warna biru motif polkadot yang memperlihatkan belahan bagian dada.

Selain itu gambar wanita di kemasan Bihun Kekinian itu juga mengenakan rok mini dan tangannya memegang snack. Dibawah snack tersebut terdapat tulisan “Remas Aku”. Kini foto-foto Bihun Kekinian sudah beredar luas di internet.

Foto Bihun Kekinian (bikini snack)

Makanan ringan berbau porno itu dipasarkan melalui media sosial Instagram dan juga sudah tersebar ke beberapa kota di Indonesia. Berikut adalah kota di Indonesia yang sudah beredar snack Bihun Kekinian : Malang, Surabaya, Serang, Bali, Jakarta, Jambi, Depok, Sukabumi, Lampung, Yogyakarta, Bekasi, Cirebon, Purwokerto, Madium, Pekanbaru bahkan hingga Aceh.

Para orang tua yang mengetahui peredaran makanan ringan ‘Bikini’ merasa resah dan sangat menyayangkan makanan ringan tersebut beredar. Pasalnya snack seperti itu pasti disukai oleh anak-anak apalagi harganya cukup terjangkau. Jika anak melihat gambar seksi dan tulisan tak sopan itu tentu akan merusak fikiran.

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara, Nanang Djamaludin angkar suara terkait beredarnya makanan ringan yang menjurus ke arah pornografi tersebut. Menurut Nanang peredanan makanan ringan tak mendidik itu adalah siasat yang digunakan oleh pelaku jaringan industri porrnografi.

Nanang menjelaskan bisnis tersebut cukup menggiurkan dilihat dari segi keuntungan selain narkoba. Pembuat snack Bihun Kekinian diduga ingin membangun perpustakaan porno di otak anak Indonesia sejak kecil melalui hal yang disukai anak-anak seperti makanan ringan yang tengah heboh ini.

Nanang berharap supaya pemilik bisnis makanan ringan Bihun Kekinian segara ditangkap dan diadili supaya tidak membuat otak anak-anak rusak karena snack bihun kekinian yang tidak mendidik tersebut.

Advertisements