Ini 12 Menteri Baru Setelah Dilakukan Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi Jilid II

Bola Tangkas

Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi Jilid II

Jokowi lagi-lagi melakukan reshuffle kabinet terhadap 12 posisi menteri. Namun ada 2 posisi yang mengalami pergeseran diantaranya adalah posisi Menko Polhukam dan Menko Kemaritiman.

Dikutip dari merdeka.com (27/7), pergantian Menko ini sebelumnya telah dilakukan Jokowi pada reshuffle jilid I. Menko Polhukam kala itu Tedjo Edhy Purjianto digantikan oleh Luhut Binsar Panjaitan dan Menko Kemaritiman Dwisuryo Indroyono Soesilo diganti oleh Rizal Ramli. Selain itu Menko Perekonomian Sofyan Djalil diganti Darmin Nasution. Namun anehnya, hanya ada satu Menko yang aman yaitu dari Reshuffle, yakni anak mantan presiden yang juga Ketua Umum PDI-P, Puan Maharani.

Reshuffle jilid II juga mengganti dua Menko yaitu Menko Polhukam Luhut Panjaitan bergeser menjadi Menko Kemaritiman. Rizal Ramli terdepak dari kabinet. Sedangkan posisi Menko Polhukam diisi oleh Ketum Partai Hanura Wiranto. Lagi-lagi posisi Puan Maharani aman alias tak tergoyahkan.

Puan memang merupakan elite PDIP, tempat di mana Jokowi berpolitik. Selain itu, Puan juga merupakan putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Berikut daftar 12 menteri baru kabinet Kerja Jokowi Jilid II:

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan
Wiranto
menggantikan
Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Maritim
Luhut Binsar Pandjaitan
menggantikan
Rizal Ramli

Menteri Keuangan
Sri Mulyani
menggantikan
Bambang Brodjonegoro

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Bambang Brodjonegoro
menggantikan
Sofyan Djalil

Menteri Pendidikan Nasional
DR Muhajir Effendi
menggantikan
Anies Baswedan

Menteri Pedagangan
Enggartiasto Lukito
menggantikan
Thomas Lembong

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Sofyan Djalil
menggantikan
Ferry Mursyidan Baldan

Menteri Perindustrian
Airlangga Hartanto
menggantikan
Saleh Husin

Menteri Perhubungan
Budi Karya Sumadi
menggantikan
Ignatius Jonan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Arcandra Tahar
menggantikan
Sudirman Said

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Asman Abnur
menggantikan
Yuddy Chrisnandi