Peringatan Hari Lahir Sigmund Freud ke-160 di Google Doodle Hari Ini

Bola Tangkas

Hari Lahir Sigmund Freud ke-160

Jika anda membuka halaman pertama situs Google hari ini 6 Mei 2016, maka Anda akan menemukan logo Google yang berbeda dari biasanya. Yah.. Google Doodle hari ini memang memperingati hari lahir seorang tokoh psikologi dunia, Sigmund Freud yang ke-160. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah Sigmund Freud hingga menjadi orang yang sangat berjasa di dunia?

Dilansir dari laman wikipedia.org, Sigmund Freud dilahirkan pada 6 Mei 1856 dari sebuah keluarga Yahudi di Freiberg, Moravia, sebuah kota kecil yang dulu menjadi bagian dari Austria (kini menjadi bagian dari Republik Ceko). Ia dikenal sebagai pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikologi.

Psikoanalisis dianggap sebagai salah satu gerakan revolusioner di bidang psikologi yang dimulaidari satu metode penyembuhan penderita sakit mental, hingga menjelma menjadi sebuahkonsepsi baru tentang manusia.

Hipotesis pokok psikoanalisis menyatakan bahwa tingkah laku manusia sebagian besar ditentukan oleh motif-motif tak sadar, sehingga Freud dijuluki sebagai bapak penjelajah dan pembuat peta ketidaksadaran manusia.

Hari Lahir Sigmund Freud ke-160

Gerald Corey dalam bukunya yang berjudul Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy menjelaskan bahwa Freud adalah anak sulung dari delapan bersaudara. Dalam hidupnya ia ditempa oleh seorang ayah yang sangat otoriter dan dengan uang yang sangat terbatas, sehingga keluarganya terpaksa hidup berdesakan di sebuah aparterment yang sempit.

Meski demikian orang tuanya tetap berusaha untuk memberikan motivasi terhadap kapasitas intelektual yang tampak jelas dimiliki oleh anak-anaknya.

Setelah menamatkan sekolah menengahnya di Kota Wina, Freud masuk fakultas kedokteran Universitas Wina dan lulus sebagai dokter pada tahun 1881. Dari catatan pribadinya diketahui bahwa ia sesungguhnya tidak tertarik untuk menjalani praktek sebagai dokter, dan lebih tertarik kepada kegiatan penelitian ilmiah.

Ketika Freud masih menjadi mahasiswa, seorang ahli saraf ternama dari Wina, Dr JosephBreuer, telah menggunakan metode khusus untuk menangani histeria, yakti metode hipnosis. Melalui sebuah kasus Anna O, Breuer berhasil membuktikan bahwa penyebab histeria yang diderita pasiennya itu adalah pengalaman-pengalaman traumatik tertentu dari si pasien. Kasus ini ditangani Breuer dari tahun 1880 sampai 1882.

Di waktu yang sama seorang ahli saraf terkemuka dari Rumah Sakit La Salpetriere, Paris, Jean Martin Charcot yang juga mengembangkan metode yang sama.

Dari kedua orang inilah Freud belajar dan mempraktekan metode hipnosis untuk menangani kasus-kasus histeria. Freud belajar selama enam bulan dengan Jean Charcot dan mempelajari hipnosis untuk membantu menangani pasien dengan gejala non organ, dengan berbagaigangguan saraf, khususnya histeria.

Pada tahun 1889 Freud mencoba metode lain karena merasa tidak puas dengan prosedur dan hasil yang dicapainya dalam menggunakan metode Breuer dan Charcot. Lalu Freud mencoba metode sugesti yang dipelajari dari Bernheim dan kembali Freud merasa tidak puas, sehingga ia akhirnya mengembangkan dan menggunakan metode sendiri yang disebut dengan asosiasibebas.
Saat menempuh jalannya sendiri, Freud mengemukakan gagasan-gagasannya yang akhirnya merupakan dasar daripada teori psikoanalisis dan memuncak dengan terbitnya karya utamanya yang pertama Die Traumdeutung atau dikenal dengan The Interpretation of Dreams pada tahun 1899.

Lebih dari 40 tahun, Freud aktif dalam penelitian klinis. Ia mengembangkan teori kepribadian, metode pengobatan untuk gangguan kepribadian, dan memperkaya pengamatan klinis berdasarkan pengalaman terapinya dalam menganalisis dirinya sendiri.
Teori-teori Freud serta caranya mengobati pasien menimbulkan kontroversi di Wina abad ke-19 dan masih diperdebatkan sengit hingga sekarang. Gagasan Freud biasanya dibahas dan dianalisa sebagai karya sastra, filsafat, dan budaya umum, selain sebagai debat yang berketerusan sebagai risalah ilmiah dan kedokteran ini.

Freud merupakan tokoh menonjol terkait dengan pendapat-pendapatnya di bidang psikologi. Banyak istilah-istilahnya yang digunakan oleh umum, misalnya: ego, super ego, dan oedipus complex.

Sigmund Freud dikenal juga sebagai tokoh yang kreatif dan produktif. Ia sering menghabiskan waktunya 18 jam sehari untuk menulis karya-karyanya, dan karya tersebut terkumpul sampai 24 jilid. Bahkan ia tetap produktif pada usia senja.

Karena karya dan produktifitasnya itu, Freud dikenal bukan hanya sebagai pencetus psikoanalisis yang mencuatkan namanya sebagai intelektual, tapi juga telah meletakkan teknik baru untuk bisa memahami perilaku manusia.

Hasil usahanya itu adalah sebuah teori kepribadian dan psikoterapi yang sangat komprehensif dibandingkan dengan teori serupa yang pernah dikembangkan.

Freud meninggal di London, Inggris, pada 23 September 1939, dalam usia 83 tahun. Jasadnya kemudian dikremasi di Golders Green Crematorium di London Utara.

Advertisements