Nikita Mirzani Bugil Saat Digerebek di Kamar Hotel

8242 views

Nikita Mirzani Bugil

Penangkapan Artis Nikita Mirzani terkait prostitusi online, ternyata menyeret nama miss Indonesia Puty Revita. Keduanya di grebek Tim Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) Mabes Polri di sebuah hotek di kawasan Jakarta. Saat penggrebekan terjadi, Nikita Mirzani dalam kondisi bugil.

"Saat ditangkap korban sedang menunggu di dalam kamar hotel. Dia sudah dalam keadaan siap dipakai (berhubungan intim), tetapi tidak sampai terjadi apa-apa," kata Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Pol Umar Fana.

Dikutip dari Rimanews.com (11/12), Nikita Mirzani dan Puty digelandang bersama dua mucikarinya di lobi hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (10/12) malam. Keduanya ditangkap setelah melalui pengintaian selama beberapa hari.

Penangkapan bermula ketika sejumlah anggota subdit VC menyamar (Undercover Buy) sebagai pengguna jasa seks artis komersil. Mereka menyamar sebagai pengusaha dan berpenampilan layaknya eksekutif muda sukses.

Dua anggota yang menyamar sebagai pengusaha batubara ini kemudian bertransaksi dengan dua mucikari artis, Nikita Mirzani dan Puty Revita. Nikita Mirzani ditawarkan dengan harga Rp65 juta untuk sekali kencan. Sementara dan Puty Revita sebesar Rp50 juta.

Satgas TPPO kemudian bergerak menuju hotel yang telah ditentukan oleh kedua mucikari tersebut, yakni di hotel Kempinski di Jakarta Pusat.

Setelah menangkap mucikari bernama Onat dan rekannya yang diduga sebagai manajer Nikita Mirzani dan Puty Revita di lobi hotel tersebut beserta sejumlah uang transaksi.

Satgas TPPO kemudian segera bergerak menuju kamar yang ditunjukkan oleh mucikari tersebut dan menemukan seorang seorang pengguna jasa artis bernama Ferry (undercover buy) atau polisi yang menyamar. Saat digrebek, kedua artis tersebut dalam kondisi telanjang.

Nikita Mirzani, Puty Revita, Omat dan manager artis tersebut kemudian digelandang ke Bareskrim untuk dimintai keterangan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, kwitansi pembayaran kamar, 5 Handphone, kondom, kunci kamar dan uang cash sebesar Rp7 juta.

Advertisements